Jawab
Rumus sumbu simetri adalah x = -b/2a, maka x = -b/2a = -1
-b/2a = -1 ⇔ b = 2a
⇔ -2a + b = 0 ... (i)
f(0) = -3, artinya f(x) = -3 untuk x = 0, lalu substitusikan ke f(x) = ax² + bx + c
f(x) = ax² + bx + c ⇒ -3 = a(0)² + b(0) + c
⇔ c = -3
f(5) = 32, artinya f(x) = 32 untuk x = 5, lalu substitusikan ke f(x) = ax² + bx + c
f(x) = ax² + bx + c ⇒ 32 = a(5)² + b(5) + (-3)
⇔ 32 = 25a + 5b -3
⇔ 25a + 5b = 35
⇔ 5a + b = 7 ... (ii)
Dari persamaan (i) dan (ii), diperoleh:
-2a + b = 0
5a + b = 7
------------- -
-7a + 0 = -7 ⇔ a = 1
Substitusikan a ke persamaan (i)
-2a + b = 0 ⇒ -2(1) + b = 0
⇔ b = 2
Substitusikan a = 1, b = 2, c = -3 ke f(x) = ax² + bx + c, sehingga diperoleh f(x) = x² + 2x - 3
Titik minimum adalah titik balik fungsi.
Langkah-langkah menggambar grafik fungsi kuadrat:
1. Tentukan titik potong dengan sumbu X.
Kalian tinggal ganti saja y dengan 0, sehingga akan ketemu X nya.
2. Tentukan titik potong dengan sumbu Y.
Kalian tinggal mengganti x dengan 0.
3. Tentukan titik balik atau titik puncak parabola dengan rumus:

Hasil x nya dimasukkan ke persamaan fungsi kuadrat maka akan ketemu titik Y.
4. Tentukan persamaan sumbu simetri.
Rumusnya sama dengan poin 3 di atas.
Oke, tak ada guna kalau hanya teori belaka... mari kita perdalam dengan latihan soal...
1. Gambarlah grafik fungsi kuadrat f(x) = x2 + 2x – 3
Jawab:
f(x) = x2 + 2x – 3 memiliki a = 1; b = 2; c = -3
kita ikuti langkah-langkah di atas ya:
Langkah pertama: Tentukan titik potong dengan sumbu X (y = 0)
f(x) = x2 + 2x – 3
x2 + 2x – 3 = 0
Selanjutnya kita faktorkan, masih ingat pemfaktoran kan? Kalau lupa silahkan di refresh ingatan kalian disini.
jadi faktornya: (x + 3) (x – 1) = 0
a) titik 1:
x + 3 = 0
x = -3 karena y nya 0, maka titiknya (-3, 0) ..... titik (A)
b) titik 2
x – 1 = 0
x = 1 karena y nya 0, maka titiknya (1, 0) ..... titik (B)
Langkah kedua: Tentukan titik potong dengan sumbu Y (x = 0)
f(x) = x2 + 2x – 3
y = x2 + 2x – 3
y = (0)2 + 2(0) – 3
y = -3 karena x = 0, maka titiknya (0, -3) .... titik (C)
Langkah ketiga: Tentukan titik balik atau titik puncak parabola
X = -1 maka y bernilai:
f(x) = x2 + 2x – 3
y = x2 + 2x – 3
y = (-1)2 + 2(-1) – 3
y = 1 – 2 – 3
y = -4 maka titiknya adalah (-1, -4) .... titik (D)
Langkah keempat: Tentukan persamaan sumbu simetri.
Sekarang, kita gambar titik (A) – (D) (yang berwarna merah) pada bidang cartesius.
2. Gambarkan sketsa grafik fungsi kuadrat f(x) = x2 + 2x + 1
Jawab:
f(x) = x2 + 2x + 1 memiliki a = 1; b = 2; c = 1
kita ikuti langkah-langkah di atas ya:
Langkah pertama: Tentukan titik potong dengan sumbu X (y = 0)
f(x) = x2 + 2x + 1
x2 + 2x + 1 = 0
Selanjutnya kita faktorkan, masih ingat pemfaktoran kan? Kalau lupa silahkan di refresh ingatan kalian disini.
jadi faktornya: (x + 1) (x + 1) = 0
a) titik 1:
x + 1 = 0
x = -1 karena y nya 0, maka titiknya (-1, 0) ..... titik (A)
Langkah kedua: Tentukan titik potong dengan sumbu Y (x = 0)
f(x) = x2 + 2x + 1
y = x2 + 2x + 1
y = (0)2 + 2(0) + 1
y = 1 karena x = 0, maka titiknya (0, 1) .... titik (B)
Langkah ketiga: Tentukan titik balik atau titik puncak parabola
X = -1 maka y bernilai:
f(x) = x2 + 2x + 1
y = x2 + 2x + 1
y = (-1)2 + 2(-1) + 1
y = 1 – 2 + 1
y = 0 maka titiknya adalah (-1, 0) .... titik (C)
Langkah keempat: Tentukan persamaan sumbu simetri.

X = -1
Sekarang, kita gambar titik (A) – (D) (yang berwarna merah) pada bidang cartesius.

3. Gambarkan sketsa grafik fungsi f(x) = 2x2 + x – 10
jawab:
f(x) = 2x2 + x – 10 memiliki a = 2; b = 1; c = -10
kita ikuti langkah-langkah di atas ya:
Langkah pertama: Tentukan titik potong dengan sumbu X (y = 0)
f(x) = 2x2 + x – 10
2x2 + x – 10 = 0
Selanjutnya kita faktorkan, masih ingat pemfaktoran kan? Kalau lupa silahkan di refresh ingatan kalian disini.
jadi faktornya: (2x + 5) (x – 2) = 0
a) titik 1:
2x + 5 = 0
2x = -5
x = -5/2 = -2,5 karena y nya 0, maka titiknya (-2,5, 0) ..... titik (A)
b) titik 2
x – 2 = 0
x = 2 karena y nya 0, maka titiknya (2, 0) ..... titik (B)
Langkah kedua: Tentukan titik potong dengan sumbu Y (x = 0)
f(x) = 2x2 + x – 10
y = 2x2 + x – 10
y = 2(0)2 + 0 – 10
y = -10 karena x = 0, maka titiknya (0, -10) .... titik (C)
Langkah ketiga: Tentukan titik balik atau titik puncak parabola
X = -1/4 maka y bernilai:
f(x) = 2x2 + x – 10
y = 2x2 + x – 10
maka titiknya adalah

....
titik (D)Langkah keempat: Tentukan persamaan sumbu simetri.
Sekarang, kita gambar titik (A) – (D) (yang berwarna merah) pada bidang cartesius.

4. Gambarkanlah sketsa grafik f(x) = -x2 + 4x + 12
Jawab:
f(x) = -x2 + 4x + 12 memiliki a = -1; b = 4; c = 12
kita ikuti langkah-langkah di atas ya:
Langkah pertama: Tentukan titik potong dengan sumbu X (y = 0)
f(x) = -x2 + 4x + 12
-x2 + 4x + 12= 0
Selanjutnya kita faktorkan, masih ingat pemfaktoran kan?
jadi faktornya: (-x + 6) (x + 2) = 0
a) titik 1:
-x + 6 = 0
x = 6 karena y nya 0, maka titiknya (6, 0) ..... titik (A)
b) titik 2
x + 2 = 0
x = -2 karena y nya 0, maka titiknya (-2, 0) ..... titik (B)
Langkah kedua: Tentukan titik potong dengan sumbu Y (x = 0)
f(x) = -x2 + 4x + 12
y =-x2 + 4x + 12
y = -(0)2 + 4(0) + 12
y = 12 karena x = 0, maka titiknya (0, 12) .... titik (C)
Langkah ketiga: Tentukan titik balik atau titik puncak parabola
X = 2 maka y bernilai:
f(x) = -x2 + 4x + 12
y = -x2 + 4x + 12
y = -(2)2 + 4(2) + 12
y = -4 + 8 + 12
y = 16 maka titiknya adalah (2, 16) .... titik (D)
Langkah keempat: Tentukan persamaan sumbu simetri.
X = 2
Sekarang, kita gambar titik (A) – (D) (yang berwarna merah) pada bidang cartesius.

5. Gambarkanlah grafik f(x) = -x2 - x + 2
Jawab:
f(x) = -x2 - x + 2 memiliki a = -1; b = -1; c = 2
kita ikuti langkah-langkah di atas ya:
Langkah pertama: Tentukan titik potong dengan sumbu X (y = 0)
f(x) = -x2 - x + 2
-x2 - x + 2
Selanjutnya kita faktorkan, masih ingat pemfaktoran kan?
jadi faktornya: (x + 2) (-x + 1) = 0
a) titik 1:
x + 2 = 0
x = -2 karena y nya 0, maka titiknya (-2, 0) ..... titik (A)
b) titik 2
-x + 1 = 0
x = 1 karena y nya 0, maka titiknya (1, 0) ..... titik (B)
Langkah kedua: Tentukan titik potong dengan sumbu Y (x = 0)
f(x) = -x2 - x + 2
y = -x2 - x + 2
y = -(0)2 - 0 + 2
y = 2 karena x = 0, maka titiknya (0, 2) .... titik (C)
Langkah ketiga: Tentukan titik balik atau titik puncak parabola
X = -1/2 maka y bernilai:
f(x) = -x2 - x + 2
y = -x2 - x + 2
maka titiknya adalah (-1/2, 2 1/4) .... titik (D)
Langkah keempat: Tentukan persamaan sumbu simetri.
X = -1/2
Sekarang, kita gambar titik (A) – (D) (yang berwarna merah) pada bidang cartesius.
Komentar
Posting Komentar